Tabel4.1 Volume dan Jenis Pekerjaan No Jenis Pekerjaan Volume A. Pekerjaan Tanah: 1. Galiantanah pondasi 480,98 m3 2. Galian tanah footplat 3.057,85 m3 3. Urugantanah pondasi 2.870,66 m3 B. Pekerjaaan Beton: 1. Footplat P 302,94 m3 2. Balok sloof 1:2:3(250/450) 133,20 m3 3. Kolom strukturKO 1:2:3(650/650) 16,60m3
IIIPEKERJAAN BETON 1Beton 135M3semen pasir tk. Batu1org/hr kepala tukang pekerja 3org/hr 2Beton 123M3semen pasir tk. Batu1hr kepala tukang pekerja3hr 3Beton K225M3semen pasir tk. Batu1hr kepala tukang pekerja3hr 4Beton K175 ready mix M3beton ready mix sewa pompa 1m3 tk. kepala tukang 5Beton K225 ready mix M3beton ready mix sewa pompa 1m3 tk. kepala tukang pekerja 6Beton ready mix M3beton ready mix sewa pompa 1m3 tk. kepala tukang pekerja 7Pekerjaan besi beton 1 kgKgbesi U-24 kawat beton tk. kepala tukang besi pekerja 8Pekerjaan besi beton 1 kgKgbesi U-36 kawat beton tk. kepala tukang besi pekerja 9Pekerjaan Wiremesh M8M2Wiremesh Kawat tukang 10Bekesting beton kolom M2triplek 12 paku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 11Bekisting beton plat/ balokM2triplek 12 paku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 12Bekisting beton plat/ balokM2kaso meranti utk. Rangka dgn pendukung lantai bondexkaso meranti utk paku tk. kepala tukang kayu pekerja utk 13Pekerjaan kawat tukang shear connector 1ls 14Bekesting beton sloof &M2triplek 12 pondasi paltpaku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 15Bekesting beton listplankM2triplek 12 tebal = 10 cmpaku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 16Bekesting dinding betonM2triplek 12 tebal dinding = 12 cmpaku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 17Bekesting beton tanggaM2triplek 12 paku kaso meranti utk. Rangka kaso meranti utk tk. kepala tukang kayu pekerja utk 18Sewa scafolding/ bulanM2main tinggi 3 mcross cross ladder frame joint jack head pipe ongkos bongkar pasangongkos bongkar pasang1m2 19Cor rabat beton 135, tebal 10 cmpasir tukang kepala tukang batu 20Cor beton 13 pasir tukang batu1org/hr kepala tukang batu pekerja3org/hr balokdan pelat lantai, lantai 2 dan 3 pada gedung D, E, dan F. Data yang diperlukan antara lain daftar analisa biaya upah, biaya upah berdasarkan RAB Kontraktor, biaya upah di lapangan, volume pekerjaan realisasi dan absensi tenagaAnalisaPekerjaan Beton Saluran - Harga Satuan Pekerjaan Beton, AHS-SNI 2014 ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN / HSPK No. JP 1.1 REKANAN SURABAYA: ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN SALURAN Metode Pelaksanaan Pekerjaan Saluran (Drainase) Beton / Galian Tanah: 0.25: M3 (dengan Pas. Bata Merah & Pek. 3th, 2022
- PEKERJAAN BETON - Membuat 1 M3 beton mutu f’c 7,4 MPa K 100, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,87 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c 9,8 MPa K 125, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,78 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 12,2 MPa K 150, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,72 - Membuat 1 M3 lantai kerja beton mutu f’c = 7,4 MPa K 100, slump 3-6 cm, w/c = 0,87 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 14,5 Mpa K175, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,66 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 16,9 MPa K 200, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,61 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 19,3 MPa K 225, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,58 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 21,7 MPa K 250, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,56 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 24,0 MPa K 275, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,53 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 26,4 MPa K 300, slump 12 ±2 cm, w/c = 0,52 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 28,8 MPa K 325, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,49 - Membuat 1 M3 beton mutu f’c = 31,2 MPa K 350, slump 12 ± 2 cm, w/c = 0,48 - Pembesian 1 Kg dengan besi polos - Pembesian 1 Kg dengan besi ulir - Pemasangan 10 Kg kabel presstressed polos/strands - Pemasangan 10 Kg jaring kawat baja wiremesh - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk pondasi - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk sloof - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk kolom - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk balok - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk lantai - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk dinding - Pemasangan 1 M2 bekisting untuk tangga - Pemasangan 1 M2 jembatan untuk pengecoran beton - Membuat 1 M3 pondasi beton bertulang 150 Kg besi + bekisting - Membuat 1 M3 sloof beton bertulang 200 Kg besi + bekisting - Membuat 1 M3 kolom beton bertulang 300 Kg besi + bekisting - Membuat 1 M3 balok beton bertulang 200 Kg besi + bekisting - Membuat 1 M3 kolom beton bertulang 150 Kg besi + bekisting - Membuat 1 M3 dinding beton bertulang 150 Kg besi + bekisting - Pembuatan 1 M3 dinding beton bertulang 200 Kg besi - Membuat 1 M’ kolom praktis beton bertulang 11 x 11 cm - Membuat 1 M’ ring balok beton bertulang 10 x 15 cmNikeNorjana dan Ria Zulfiati, Analisa Produktivitas Tenaga Kerja terhadap Pekerjaan Kolom Dan Balok Beton Bertulang 85 Nilai LUR dari pekerjaan pembesian dan bekisting secara keseluruhan dipagi
RumahCom – Dak beton adalah komponen konstruksi beton atau panel lantai yang terbuat dari cor beton. Dalam proses pembangunan hunian, dak beton berfungsi untuk membatasi lantai, membelah bangunan bertingkat secara horizontal dan menambah lantai. Untuk membangun dak beton dibutuhkan cor beton atau beton cair siap guna. Sampai sini Anda tentu penasaran berapa material yang dibutuhkan dan bagaimana cara menghitung cor beton per m3? Melalui artikel ini, berikut poin-poin pembahasan seputar cor beton yang akan Anda dapatkan Cara Menghitung Cor Beton per m3Perhitungan Biaya Membangun Dak BetonTips Membuat Cor Beton yang Baik 3 Cara Menghitung Luas Bangunan Tepat dan MudahTemukan cara menghitung luas bangunan yang mudah di sini! Cara Menghitung Cor Beton per m3 Sebagian pekerja konstruksi memilih membuat adonan manual dengan alasan lebih presisi. Foto iStock – Chaiyaporn144 Takaran cor beton yang tepat sangat penting agar hasil struktur bangunan bisa kuat, kokoh, dan tahan lama. Untuk memudahkan, saat ini telah tersedia campuran cor beton jadi siap pakai yang praktis dan cukup ditambahkan air. Namun sebagian pekerja konstruksi memilih membuat adonan manual dengan alasan lebih presisi. Adapun untuk menghasilkan campuran beton yang kuat Anda bisa mengikuti takaran bahan campuran berikut Semen 11%Batu Koral – Agregat Split 41%Pasir Kasar 26%Air 16% Selain cara di atas, jika ingin mengubah persentase takarannya, gunakan metode perbandingan 123 dimana 1 semen 2 pasir 3 koral. Lebih lanjut, sebelum menghitung biaya cor beton, Anda harus memperhitungkan rincian kebutuhan bahan bangunannya dengan cara berikut 1. Cara Hitung Kebutuhan Dak Beton Contoh penggambaran kali ini Anda akan mengecor dak beton berukuran 6 x 13 meter, ketebalan dak 12 cm menggunakan besi 10 mm dengan jarak cincin/begel 20 cm. Untuk cara menghitungnya Beton 6 m x 13 m x 0,12 m ketebalan dak = 9,36 m3Campuran semen pasir kerikil 1/6 x 9,36 m3 ÷ 0,024 = 65 sakPasir 2/6 x 9,36 m3 = 3,12 m3Kerikil 3/6 x 9,36 m3 = 4,68 m3Besi d10 cm 130 batang 2. Cara Hitung Material Cor Dari perhitungan di atas, diasumsikan kebutuhan balok berukuran 15 x 30 cm dengan tulangan pokok 6 buah besi yang diameter masing-masing 10 mm dan besi begel d8-200 diameter 8 mm dan jarak pasang 20 cm. Maka perhitungan material cornya adalah Total panjang balok 6 bh x 6 m + 3 bh x 13 m = 75 mBeton 0,15 m x 0,30 m x 75 m = 2,7 m3Semen 1/6 x 2,7 m3/0,024 = 19 sakPasir 2/6 x 2,7 m3 = 0,9 m3Kerikil 3/6 x 2,7 m3 = 1,35 m3Beli tulangan pokok d10 kalikan 6 buah x 75 m = 450 m 38 batangBesi begel d8 panjang 1 begel = 0,8 mKebutuhan begel 300m/12m = 25 batang Nah, dari cara menghitung cor beton per m3 tadi, Anda akan mendapatkan total kebutuhan untuk dak lantai beton ukuran 6 x 13 meter sebesar Semen 65 sak + 19 sak = 84 3,12 m3 + 0,9 m3 = 4,02 4,68 m3 + 1,35 m3 = 6,03 d10 130 batang + 38 batang = 168 batangBesi d8 25 batang Dalam menghitung kebutuhan dak beton Anda harus seksama dan teliti, alih-alih hemat Anda bisa over bujet jika tidak cermat dalam menghitungnya. Nah, jika Anda sedang berencana mencari lahan kosong untuk bangun rumah. Bisa cek daftar tanah dijual di kawasan Pondok Cabe di bawah Rp1 miliar berikut ini! Perhitungan Biaya Membangun Dak Beton Hitung biaya material cor beton dengan teliti dan rinci. Foto iStock – Hocus Focus Pada poin sebelumnya Anda telah mendapatkan detail kebutuhan tiap material yang akan digunakan untuk cor beton. Sekarang Anda tinggal menghitung biaya yang harus dikeluarkan dengan contoh perkiraan harga berikut Jenis MaterialKebutuhanHarga SatuanBiayaKebutuhan84 sakHarga m3Harga m3Harga batangHarga batangHarga Dari tabel perhitungan di atas, total biaya yang harus Anda keluarkan untuk cor beton ukuran 6 x 13 meter dengan ketebalan dak 12 cm, besi 10 mm, dan jarak cincin 20 cm adalah Harga tersebut hanya untuk materialnya saja belum termasuk ongkos pekerja borongan. Tips material berkualitas agar hasil cor beton tahan lama. Tips Membuat Cor Beton yang Baik Gunakan tenaga ahli dalam membuat cor beton agar hasilnya presisi. Foto iStock – Mantosh Pekerjaan cor beton bukanlah hal yang mudah sehingga diperlukan tenaga ahli untuk mengerjakannya agar mendapat hasil memuaskan. Jika Anda tertarik untuk belajar bagaimana membuat cor beton yang baik, inilah beberapa tips yang harus diperhatikan Pertama, pelajari dengan benar teknik dan trik dasar membuat cor beton agar tidak mudah desain struktur cor beton harus benar dan tidak miringJangan ragu rogoh dana lebih dalam untuk menggunakan bahan material berkualitas demi hasil terbaikSegera bersihkan sisa cor beton yang tercecer sebelum mengeras dan sulit diangkat Demikianlah pembahasan lengkap mengenai cara menghitung cor beton per m3. Semoga proses pembangunan rumah Anda lancar ya. Tonton video berikut ini untuk mengetahui komponen rumus dalam PBB! Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah
MenghitungAnalisa Pekerjaan Dinding Papan cara menghitung volume pekerjaan untuk bangunan sederhana di susun oleh gazali rahman st cakupan pekerjaan i pekerjaan awal ii pekerjaan galian dan urugan iii pekerjaan fondasi iv pekerjaan beton v pekerjaan dinding vi pekerjaan kusen dan pintu jendela vii pekerjaan rangka atap viii,
Membuat Analisa 1 m3 Pekerjaan Beton Berdasarkan Dimensi Menghitung Kebutuhan Kg Besi dan Bekisting Pada 1 m3 Beton Disini akan membahas tentang bagaimana cara membuat analisa 1m3 pekerjaan beton berdasarkan dimensinya, menghitung kebutuhan besi tiap m3 dan luas bekisting yang diperlukan. Akan diambil contoh membuat analisa kolom dengan dimensi 25x25 cm. Kenapa membuat analisa sendiri ? Pada analisa SNI, untuk pekerjaan beton, analisa yang ada adalah analisa yang berdasarkan kg berat besi seperti pembuatan 1m3 kolom beton bertulang 150 kg, pembuatan 1m3 sloof beton bertulang 200 kg, atau analisa kolom dan ring balk praktis baik dalam satuan m3 maupun m'. Lalu bagaimana kita tahu analisa mana yang digunakan ? Misal pada hitungan rab kita terdapat item kolom 30x30 cm dan kolom 15x15 cm, Apa kita akan menggunakan analisa 200 kg pada kolom 30x30 kg dan 150 kg pada kolom 15x15 cm ? Dengan dasar karena dimensi lebih besar pasti kg lebih berat. Padahal bila dihitung, kg pada kolom 15x15 cm bisa lebih besar daripada kg pada kolom 30x30 cm. Karena ketidak tahuan kita inilah yang kadang membuat kita salah menentukan harga sehingga harga yang tertera di rab hasilnya akan berbeda ketika dikerjakan dilapangan nanti. Oleh karena itu diperlunya membuat analisa pekerjaan beton berdasarkan dimensi yang direncakan serta kandungan besi yang telah ditentukan, sehingga setiap beton dengan dimensi dan kandungan besi berbeda akan memiliki harga yang berbeda pula akibat kebutuhan besi dan bekisting yang pastinya tidak sama. Dengan begitu diharapkan harga beton sudah sesuai dan tidak ada kesalahan pada pengaplikasian harga seperti jika kita menggunakan analisa yang berdasarkan kg besi. Kolom 25x25 cm Bisa dilihat pada gambar diatas, disini saya ambil contoh kolom dengan dimensi 25x25 cm yang akan dibuat analisanya. Bagi yang belum tahu apa itu maksud "D" pada 2D13, itu berarti kolom menggunakan besi ulir diameter 13 mm, jika simbolnya menggunkan "Ø" maka yang digunakan adalah besi polos. Jadi menurut gambar diatas kolom dengan dimensi 25x25 cm memiliki tulangan utama ulir berjumlah 4 buah dengan diameter 13 mm dan besi begel dimesi 8 mm dengan jarak pemasangan 150 mm. Pembuatan analisa Contoh Susunan Analisa Gambar diatas merupakan susunan analisa beton berdasarkan dimensi yang biasa saya gunakan, bisa dilihat pada kolom komponen, yang pertama terdapat beton berdasarkan mutu yang digunakan, kedua pembesian besi ulir sebagai tulangan utamanya, bila terdapat tulangan polos sebagai tulangan utama maka bisa ditambahkan dibawahnya, yang ketiga ada pembesia besi polos yang digunakan sebagai tulangan begel, dan yang terakhir yang keempat ada bekisting kolom 2x pakai. Lalu ada kolom satuan yang merupakan satuan yang digunakan berdasarkan harga satuan, kolom kuantitas yang merupakan hasil perhitungan volume yang akan dihitung kebutuhannya pada pembahasan kali ini, kolom harga satuan yang berasal dari analisa SNI yang digunakan untuk menentukan harga setiap komponen, kolom jumlah harga yang merupakan hasil perkalian antara harga satuan dengan kuantitas. Yang perlu disiapkan Sebelum masuk pada bagian perhitungan, yang harus disiapkan adalah analisa pekerjaan berdasarkan komponen yang kita gunakan pada analisa tersebut, berikut adalah lampiran gambar analisa SNI yang saya gunakan untuk pembuatan analisa pekerjaan beton tersebut. Analisa 1m3 Beton K200 Analisa 1kg Pembesian Dengan Besi Polos Analisa 1kg Pembesian Dengan Besi Ulir Analisa 1m2 Pasang Bekisting Untuk Kolom 2x Pakai Menghitung panjang beton yang dibutuhkan Sekarang masuk pada bagian perhitungan, hal pertama yang dihitung adalah mencari panjang dari dimensi beton yang digunakan. Mengapa perlu mencari panjang ? Ya karena nanti kita akan menghitung panjang besi utama dan jumlah begel dalam 1m3 kolom ini, sedangkan yang kita ketahui baru luasan kolom yaitu 25x25 cm, kita belum tahu panjang yang dibutuhkan agar kolom dengan dimensi 25x25 cm ini mencapai volume 1 m3. Bisa dilihat pada gambar dibawah ini, yang dilingkari adalah panjang yang dibutuhkan kolom 25x25 cm untuk mencapai volume 1 m3. Caranya 1 m3/luasan beton 1 m3 / m x m = 16 m Jadi, untuk mencapai volume 1 m3 maka diperlukan panjang 16 m. Bisa dibuktikan dengan x x 16 = 1 m3. Perhitungan beton Untuk Beton tidak ada perhitungan khusus, karena kita membuat analisa pekerjaan 1 m3 beton, maka volume beton yang digunakan juga 1 m3, bisa dilihat pada kolom kuantitas. Beton mutu K200 kuantitasnya 1. Perhitungan besi ulir tulangan utama Caranya panjang beton x jumlah tulangan x berat besi / panjang 1 lonjor Maka, 16 m x 4 x 12 kg / 12 m = 64 kg 16 adalah panjang beton kolom 25 x 25 cm untuk mencapai 1 m3 yang kita hitung diawal. 4 adalah jumlah tulangan utama, bisa dilihat pada gambar kolom. 12 kg merupakan berat besi ulir diameter 13 mm dalam 1 lonjor, bisa dilihat pada tabel besi yang disertakan dibawah. 12 m merupakan panjang 1 lonjor besi, jadi disitu terdapat 12 kg / 12 m adalah untuk mencari berat 1 m besi ulir diameter 13 mm. Perhitungan besi polos tulangan begel Caranya panjang beton / jarak antar begel +1 x berat besi / panjang 1 lonjor x keliling tulangan begel Maka, 16 m / m + 1 x kg / 12 m x m + m + m + m + m = kg 16 adalah panjang beton kolom 25 x 25 cm untuk mencapai 1 m3 yang kita hitung diawal. Dibagi yang merupakan jarak antar begel yang tertera pada gambar untuk mencari jumlah begel, hasilnya ditambah 1 yang merupakan sebagai pengaman, bisa ditambahkan bisa juga tidak. Sama seperti 12 kg, kg adalah berat 1 lonjor besi polos diameter 8 mm yang bisa dilihat pada tabel besi polos, dan dibagi 12 m untuk mencari berat besi dalam 1 m. Dan yang terakhir adalah keliling begel kenapa m, karena dimensi kolom kita 25 cm, dan terdapat selimut beton yang tebalnya cm pada dua sisi, jadi 25 cm - cm + cm = 20 cm = m, lalu ditambah yang merupakan tekukan tulangan begel. Perhitungan bekisting Caranya panjang beton x keliling bagian yang dibekisting Maka, 16 m x m x 4 = 16 m2 16 adalah panjang beton kolom 25 x 25 cm untuk mencapai 1 m3 yang kita hitung diawal. Keliling bekisting adalah keliling permukaan beton yang dibekisting, karena pada kolom keempat sisinya dibekisting maka dihitung x 4 sisi, berbeda dengan balok yang dibekisting pada 3 sisi dan sloof yang pada 2 sisi. Setelah semua item selesai dihitung, dan hasil perhitungan sudah ditulis pada kolom kuantitas, langkah terakhir tinggal mengalikan antara volume dan harga satuan yang kemudian dijumlah untuk mengetahui berapa harga 1 m3 beton, jika pada contoh diatas maka harga 1 m3 kolom dengan dimensi 25 x 25 cm adalah juta rupiah. Dan harga satuan beton inilah yang nantinya akan dikali dengan volume beton kolom dimensi 25x25 cm. Nah bisa dilihat juga untuk total berat tulangan adalah 64 + = kg/m3, tidak sampai 150 kg jika kita hendak menggunakan analisa beton 150 kg besi, maka dari itu inilah pentingnya membuat analisa beton sendiri, semoga bermanfaat. Demikian cara membuat analisa pekerjaan beton berdasarkan dimensinya, semoga bermanfaat, jika ada yang ingin ditanyakan bisa meninggalkan di kolom komenter, terima kasih. Maaf jika gambar tabelnya tidak jelas . Popular posts from this blog Rute Ternyaman Menikmati Gunung Bromo Perjalanan ke Bromo dari Malang Jeng………jeng……….jeng, di awal tahun 2018 ini gue pengen ngebahas soal tempat yang udah pasti banyak orang tau, yak, Gunung Bromo. Sekalipun udah pasti banyak yang tahu soal ini bahkan kalian yang ngebaca juga mungkin udah kesini, tapi tetep aja gue pengen nulis artikel ini, karena yang pengen gue share adalah jalur yang enak buat dilalui pengendara motor pribadi terutama yang dari Malang, menurut gue pastinya. Seperti yang kita tahu gunung Bromo berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang . A kses untuk menuju lautan pasir setahu gue sampai saat ini dari 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Malang melalui Tumpang, Kabupaten Pasuruan melalui Wonokitri dan Kabupaten Probolinggo melalui Ngadisari, sedangkan untuk Kabupaten Lumajang setahu gue hanya sampai kawasan B 29, untuk turun ke lautan pasir harus berjalan kaki, tidak bisa dengan motor bebek biasa, apalagi matic. Setiap rute ke Bromo memiliki ke PENDAKIAN GUNUNG MERBABU DARI MALANG VIA CUNTEL Pendakian Gunung Merbabu Sebenarnya pendakian ini udah lama, tapi karena pingin banget nulis sekalian buat kenangan kalau seandainya nanti gue lupa pengalaman ini, jadi inilah, pengalaman gue waktu mendaki ke gunung merbabu. Oke, gue inget banget tanggal itu, 5 Mei 2016, selain karena difoto ada tanggalnya, gue inget pasti kalo itu pas tanggal merah yang hampir jejer jadi kayak weekend panjang. Anggotanya 4 orang, gue, sodara gue cewek, cewek gue, dan temen gue. Semuanya udah kami siapin mulai dari biaya, logistik, sewa alat, P3K, lama pendakian, dan sebagainya, yang jelas, itu merupakan persiapan paling mateng yang coba gue bikin. Tapi ternyata gue lupain satu hal dari semua itu, kenyataan kalo itu adalah hari yang pas banget buat liburan, mampus ! Bukan masalah kalo udah pesen tiket jauh jauh hari, tapi waktu itu gue nggak pesen tiket bis malem dulu karena takut ada sebuah acara yang akan menggagalkan acara gue, entah itu dari kampus atau kantor. Dan jadiAnalisaHarga Satuan Pekerjaan Beton Bertulang Menghitung Kebutuhan Kg Besi dan Bekisting Pada 1 m3 Beton Disini akan membahas tentang bagaimana cara membuat analisa 1m3 pekerjaan beton berdasarkan dimensinya, menghitung kebutuhan besi tiap m3 dan luas bekisting yang diperlukan.
- Pemasangan 1 M3 pondasi siklop NO URAIAN SATUAN KOEFISIEN HARGA SATUAN JUMLAH HARGA A TENAGA Pekerja OH 3,4000 Tukang Batu OH 0,8500 Kepala Tukang OH 0,0850 Mandor OH 0,1700 JUMLAH HARGA TENAGA B BAHAN Batu belah M3 0,4800 Semen Portland Kg 194,0000 Pasir Beton M3 0,3120 Kerikil M3 0,4680 Besi beton Kg 126,0000 Kawat beton Kg 1,8000 JUMLAH HARGA BAHAN C ALAT - - - - - JUMLAH HARGA ALAT - D Jumlah A+B+C E Overhead & Profit 10% x D F HARGA SATUAN PEKERJAAN D + E ======= ARTIKEL TERKAIT ======= Beton siklop yang menjadi salah satu bagian dari konstruksi yang memiliki banyak manfaat dan keunikan yang tersendiri jika dilihat dari pemilihan siklop atau sering Anda kenal dengan sebutan cyclop adalah salah satu yang akrab dalam dunia konstruksi. Beton jenis ini memiliki keunikan tersendiri jika dilihat dari campurannya yang unik yaitu perpaduan material beton dengan batu mangga batu kaliKekuatan Beton SiklopKonstruksi yang memakai Beton siklop memiliki kuat dibawah beton bertulang. Meskipun demikian, pemakaiannya akan lebih baik daripada konstruksi pasangan batu. Hal ini tak lain karena beton siklop mampu menahan tegangan tarik dan ini berbeda dengan konstruksi pasangan batu yang hanya mampu menahan gaya tekan saja. Namun, untuk menahan tegangan tarik akan sangat Beton SiklopBeton ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai konstruksi. Contohnya adalah Pembuatan bendunganKonstruksi jembatanDllUntuk menghasilkan beton cor terbaik dalam konstruksi di atas, maka dibutuhkan berbagai bahan dan material, seperti semen portland, pasir batu dan kerikil. Bahan juga termasuk batu dengan ukuran tertentu yang umumnya adalah 10 hingga 20 siklop juga dikenal dengan pondasi sumuran. Diameternya antara 60 hingga 80 cm. Pada pondasi ini dibutuhkan adukan beton yang banyak serta ukuran sloof yang besar. Beton ini termasuk salah satu beton tanpa Pembuatan Beton SiklopSalah satu material yang digunakan untuk pembuatan beton ini adalah batu. Jenis batu haruslah dipilih dati yang berkualitas, khususnya bagi yang menginginkan konstruksi awet dan tahan satu cirinya adalah batu keras, awet, bebas dari reta, serta tidak rusak karena pengaruh cuaca. Untuk hasil yang maksimal, maka batu haruslah bersudut runcing yang tidak terkontaminasi dengan bahan lain yang bisa menghambat pengikatan dengan beton. Untuk ukuran batu yang digunakan adalah tidak lebih dari 25 dengan Beton SiklopBeton siklop merupaan beton dengan campuran mutu beton fc’=15Mpa atau Anda juga bsia mengartikannya ke dalam istilah K175. Beton tanpa tulangan ini membutuhkan batu-batuan pecah dengan ukuran paling maksimum adalah 25 cm. Semua batuan diletakkan dengan hati-hati dan pemasangannya, Anda juga haus memperhatikan agar batuan tersebut tidak boleh jatuh apalagi jika konstruksinya di tempat yang tinggi. Hal ini dikarenakan Anda harus menghindari batuan dari kerusakan dan resiko merusak bentuk acuan atau pasangan beton lain yang letaknya batuan tersebut haruslah dibasahi terlebih dahulu sebelum ditempatkan. Untuk volumenya sendiri adalah sepertiga dari total voklume pekerjaan beton siklop. Sedangkan untuk konstruksi dinding penahan tanah serta pilar lebih tebal dari 60 konstruksi yang optimal hasilnya, maka setiap batuan ini haruslah dilindungi dengan adukan beton dengan tebal 15 cm. Sedangkan jarak antara batu pecah maksimum adalah 30 cm dengan jarak terhadap permukaan minimum adalah 15 cm. Pada permukaan bagian atas, harus dilindungi dengan beton penutup atau disebut pula dengan Beton siklop sama dengan beton lainnya. Uniknya adalah ukuran batu yang besar-besar seperti yang telah dijelaskan di atas. Sedangkan proporsi agregat yang lebih besar tidak boleh lebih dari 20%. Inilah yang membuat beton ini menjadi unik dan dimanfaatkan dalam siklop sendiri adalah salah satu bagian dari konstruksi dan dikenal dalam teknik sipil. Baik beton ini maupun beton lainnya memiliki manfaat yang berbeda. Jadi pemakaiannya harus didasarkan dengan konsultasi ahli agar tepat dalam pemakaiannya.
QHqX.